DEIYAI - Pelantikan sejumlah kepala suku di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat adat. Komandan Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., hadir langsung dalam prosesi pelantikan Kepala Suku Kampung, Kepala Suku Wilayah, dan Kepala Suku Distrik di Gedung Serba Guna Kabupaten Deiyai, Selasa (22/7/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan nuansa adat yang kental. Sejumlah unsur turut hadir, mulai dari pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen masyarakat Kabupaten Deiyai.
Kehadiran Komandan Satgas Yonif 2 Marinir dalam acara tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap peran masyarakat adat sekaligus upaya memperkuat komunikasi antara TNI dan para pemimpin adat di wilayah penugasan.

Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala suku yang baru dilantik. Ia menilai tokoh adat memiliki posisi strategis dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas kehidupan masyarakat.
“Kami percaya bahwa para tokoh adat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Satgas Yonif 2 Marinir akan terus menjalin komunikasi, memperkuat kerja sama, dan hadir bersama masyarakat adat demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Deiyai, ” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga adat menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan di wilayah Papua.

Pelantikan tersebut juga menegaskan pentingnya peran lembaga adat sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, menyelesaikan persoalan sosial, serta merawat kehidupan masyarakat yang harmonis.
Melalui momentum ini, Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir menegaskan komitmennya untuk menghormati adat dan budaya lokal. Komunikasi serta kerja sama dengan para tokoh adat akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Deiyai.
Dari ruang pelantikan para kepala suku, pesan penting kembali ditegaskan: menjaga keamanan dan membangun Papua tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, penghormatan terhadap adat, serta sinergi seluruh elemen masyarakat.
(PERS)

Riansyah