DEIYAI - Patroli dialogis Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 2 Marinir di Kampung Waghete I, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Jumat (11/9/2026), berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Prajurit Marinir tidak hanya memastikan kondisi keamanan wilayah, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Patroli tersebut dilakukan dengan pendekatan humanis. Prajurit menyapa warga, berdialog, mendengarkan aspirasi, serta mengikuti interaksi di tengah aktivitas keseharian masyarakat.

Kehadiran personel Satgas mendapat sambutan hangat dari warga Kampung Waghete I. Komunikasi langsung menjadi ruang bagi prajurit dan masyarakat untuk saling mengenal sekaligus memahami kondisi yang berkembang di lingkungan setempat.
Dansatgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menegaskan bahwa komunikasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan antara prajurit dan masyarakat.
“Melalui komunikasi yang baik, kita dapat memahami kebutuhan masyarakat serta bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan kondusif, ” ungkap Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono.
Menurutnya, keberadaan prajurit di wilayah penugasan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan. Hubungan yang dekat dengan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan dan persaudaraan di wilayah Papua Tengah.

Patroli dialogis tersebut sekaligus menjadi sarana bagi personel Satgas untuk mengetahui aspirasi masyarakat secara langsung. Dialog terbuka diharapkan dapat memperkuat rasa saling percaya dan menciptakan komunikasi yang berkesinambungan.
Bagi masyarakat Waghete I, interaksi dengan prajurit menjadi bagian dari suasana kebersamaan yang terus dibangun. Pendekatan seperti ini diharapkan mampu menjaga hubungan yang harmonis sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.
Kegiatan di Kampung Waghete I memperlihatkan bahwa komunikasi dapat menjadi jembatan untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 2 Marinir berkomitmen menjaga hubungan baik dengan masyarakat selama menjalankan tugas di wilayah Deiyai.
Sumber: Pen Yonif 2 Marinir

Achmad Sarjono